Posted by : Chairudin Lukman Thursday, October 20, 2011


Jamaah Oooooiiiii Jamaah… *dilempar jumrah berjamaah*

Siapa sih yang nggak suka dengan liburan murah dengan budget minim tapi bisa melihat keindahan Alam Indonesia yang SUPER, DUPER menawan nan eksotis ?!. *Guweehhhhh buangeeettttt*  

Kali ini gue akan ngebahas liburan asyik nan menarik ke Lagoi ala Rakyat Jelata. Wah, menarik banget kan…

Dan beneran lho, kita sangat minim budget kesana… *Yoi chuy... Wong cuma numpang poto – poto doang* Huahahhaahhahaaa…………. #ketawasetan

Soalnya, kalo gue mau mencicipi permainan outbound atau lain sebagainya sangat SUPER, DUPER MUAHAL… (Pake DOLAR PULAK). Cukup menguras tabungan. Huft…

Kalo kalian tidak tahu Lagoi itu dimana… gue akan ngebahas sedikit siapa Lagoi itu sebenarnya. #AlamakJang.

“Lagoi adalah tempat wisata yang berada di Kabupaten Bintan – Kepulauan Riau. Mayoritas pengunjung wisatawannya datang dari luar negeri, bahkan kawasan wisata ini lebih dikenal diluar negeri daripada negeri sendiri. Tempat resort atau penginapannya sangat private dan tidak dibuka untuk umum. Mata uang yang digunakan untuk bertransaksi adalah dolar Amerika atau Singapore“

Karena gue tinggal di Batam dan berdekatan dengan pulau Bintan. Jadi, untuk kesana tinggal naik kapal ferry atau roro dari pelabuhan Telaga Punggur - Batam.

Kami kesana membawa motor jadi harus naik kapal roro yang harganya SUPER, DUPER MURAH… !!!

Tiket untuk motor Cuma kena Rp. 24.000 dan perorang dikenakan biaya Rp.14.500 sekali jalan.

Tips: Pastikan STNK motor lo tidak ada cap FASILITAS FTZ. Karena kalo ada cap tersebut, motor lo, elo and elo pada, tidak akan diizinkan untuk menyebrang. Solusinya adalah lo harus tukaran motor plus STNK sama petugas atau orang lain yang berada disana. Dan lo harus menganut azas "tiada dusta diantara kita". Pokoknya saling percaya satu sama lain untuk menjaga motor yang tertukar. #KisahNyata.

Alasannya sih simple kenapa kami membawa motor… Pastinya untuk penghematan budget transportasi. Uhuk... Kita bisa sih sewa mobil seharian disana, biaya penyewaannya cuma Rp.280.000/hari. Dan kalo diantara  semua teman lo yang ikut berlibur ke lagoi tidak ada yang bisa menyupir mobil dan mau nyewa mobil. Tenang aja, lo bisa sewa supir hanya dengan membayar Rp.10.000/jam. (bukan untuk plus-plus)

Oiya, kalo kita naik roro akan turun di pelabuhan Tanjung Uban. Sedangkan naik kapal ferry turun di Tanjung Pinang. Baru dari situ kita melanjutkan perjalanan darat ke Lagoi dari Pelabuhan Tanjung Uban maupun dari Tanjung Pinang.

Dari pelabuhan Tanjung Uban kami sengaja melewati dipesisir pantai Sakera untuk ke Lagoi. Dan kami singgah sebentar di pondok pantai sakera untuk menikmati Air kelapa muda dan pemandangan pantai yang super duper indah.

Pantai Sakera Tanjung Uban.

Dari Tanjung Uban ke Lagoi lumayan jauh, karena kami melewati pesisir pantai jadi perjalanan menggunakan motor di tengah terik matahari yang panas tidak terasa untuk dilewati. :-)

Sesampai dipersimpangan lagoi kita membayar uang sebesar Rp.1000 (untuk motor masuk), setelah itu kita menempuh perjalanan yang berpuluh-puluh kilo meter untuk tempat penginapannya dan kawasan pantai.

Dan penginapan yang termurah terletak di BINTAN LODGE. Semalam hanya membayar SGD $60 (harga Staff) atau SGD $89 (harga umum). Alhamdulilah yah, kami ada kenalan staff disana jadi bisa dapat harga staff. :-) #SenyumSumringah

Fasilitas yang didapat: 2 kamar tidur ber-AC, 1 kamar mandi, dapur plus kitchen set (kulkas), ruang keluarga (TV plus funiture). Maksimal dihuni oleh empat orang. 

Penginapan di Bintan Lodge

BINTAN LODGE terletak di dormitory atau penginapan para karyawan hotel atau resort yang berada disana. Cuma disinilah makanan yang dijual di pujasera cukup murah harganya. Dan memakai Rupiah dalam pembayarannya.

Dikawasan ini juga ada kampus AIB (International Academy @Bintan), SBTI (Sahid Bintan Tourism Institute),  Manggrove Tour, Kampoeng Lagoi, Pasar Oleh-Oleh dan Tempat Ibadah.

Karena pukul menunjukkan jam 13.30. Setelah check in dan meletakkan ransel kami langsung ke pujasera untuk makan siang.

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Pelabuhan Bandar Bentan Telani Lagoi. Niatnya cuma satu yaitu POTO-POTO #narsisme.

Pelabuhan Bandar Bentan Telani

Di pelabuhan ini banyak sekali turis – turis mancanegara yang berdatangan. Nggak tahu deh mereka datang darimana aja. Disana susah banget lho nyari turis yang mukanya rakyat jelata seperti kami. Uhuk…

Setelah puas berpoto-poto dan melihat turis-turis berdatangan, kami melanjutkan lagi perjalanan ke RESERVOIR Lagoi. Pada saat perjalanan ke RESERVOIR Lagoi, Ditepi jalan ada patung Rhino gede banget. *sayangkan kalo tidak mengabadikan moment berpoto sama Rhino* #uhuk.

Patung Rhino Jantan di tepi jalan

RESERVOIR Lagoi.






Setelah melepas penat di Reservoir Lagoi, perjalanan kami lanjutkan ke Lapangan Golf Ria Bintan. Cuma numpang lewat tidak mampir kedalam loby ato padang golf-nya. -______-“

Nih lapangan golf-nya luas banget.

Waktu sudah menunjukkan waktu empat sore, kami putuskan untuk ke Nirwana Gardens untuk melihat sunset.

Katanya, di Nirwana Gardens ini pantai lagoi yang boleh masuk untuk tempat umum. Jadi kami langsung deh meluncur kesana. Disana banyak terdapat permainan outbound (tarif-nya dolar).

Eh, ada gajah lho…. *tetap moto sama gajah*

Poto sama gajah

Gue nggak keburu poto sunset yang benar-benar mataharinya mau tenggelam. Soalnya, kami dikejar waktu, jam lima tepat harus keluar dari Nirwana Gardens kata satpamnya, waktu mau masuk ke Nirwana Gardens.




Malamnya, kami sholat isya di mesjid al muhajirin lagoi…

Setelah sholat kami main ke Kampoeng Lagoi dan Pasar Oleh – Oleh. Harga barang-barangnya dijual dengan harga dolar Singapore chuy…
 


Dan makan malamnya di pujasera… Kami berlima pesan kebab. *harga makanan disini cukup muahal bila dibandingkan dengan di Batam*

Setelah kenyang, kami pulang ke penginapan untuk tidur. Soalnya besok mau main ke pantai dikawasan Nirwana Gardens sebelum pulang ke Batam.

Besok paginya kami beruntung banget bisa main ke Kelong Restaurant untuk berpoto-poto disana.
 Kelong Restaurant
*Ssssttttt…….. tahu nggak sih lo, ternyata kalo kita mau main ke pondok bar yang unyu munyu itu harus order makanan sebesar SGD $3000 baru bisa kita duduk disana*

Alhamdulilah, karena kami mengunjungi ke Kelong Restaurant masih pagi dan ada kenalan disana. So, kami diperbolehkan masuk. :-) *Cuma untuk poto – poto doang kok, kalo pesan makananannya "nggak... nggak... nggak kuat."*

Btw, di Nirwana Gardens ada kebun binatang kecil. Isinya ada berbagai jenis burung, rusa, ular, ikan pari, ikan alligator, buaya dan kura-kura.



Pantai di Nirwana Gardens

Karena roro terakhir jam 15.00 maka kami jam sebelas siang sudah check out dari penginapan dan makan seafood sebagai menu makan siang kami di Busung - Bintan.

 Senang yah, liburan ke lagoi ala Rakyat Jelata… Murah meriah euy. :-) #senyumpepsodent

Rincian Dana :

1. Tiket Motor (naik roro) PP                                        = Rp.24.000 X 2            = Rp.48.000
2. Tiket Perorang (naik roro) PP                                   = Rp.14.500 X 2            = Rp.29.000
3. Penginapan (rate SGD$1= Rp.7000) SGD $60 / 4   = SGD $15  X Rp.7000 = Rp.105.000
4. Makan (siang - malam – pagi - siang)                      = Rp.20.000 X 4             = Rp.80.000
TOTAL                                                                                                                  = Rp.262000

*Diatas adalah rincian dana yang wajib dikeluarkan perorang, kalo masalah bensin dan jajan yang lain-lain termasuk dalam perhitungan pengeluaran pribadi masing-masing*

Nb: Disana ada ATM mandiri, BII dan BCA. Jadi, lo nggak harus bawa duit segepok.

{ 4 comments... read them below or Comment }

  1. Wah liburannya kyknya cuma numpang lewat doang yah, gk bisa bener2 merasakan semuanya karena biaya nya mahal yah, tapi Alhamdulillah yah wkkkk....mantaplah

    ReplyDelete
  2. Dari data yang saya baca, ada beberapa yang harus diralat dan tidak lengkap. Maka Anda saya tunggu telponnya malam ini untuk mengklarifikasi maksud dan tujuan Anda membuat reportase ini tanpa menyebut nama dan menampilkan foto saya yang UNYU MUNYU.
    Terima kasih.

    ushe_maniez

    ReplyDelete

Translate

Total Pageviews

Search This Blog

Loading...

About Me

My Photo
Batam, Kepulauan Riau, Indonesia
Hanya manusia biasa, tapi memiliki kehidupan yang luar biasa. Blog ini adalah hasil tulisanku sendiri tentang apa yang ku rasa, lihat dan dengar dalam kehidupan.

Popular Post

Follow by Email

Labels

Powered by Blogger.

Followers

- Copyright © CAPCHAI -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -