Akhirnya saya punya juga account tiktok dan podcast. Huft, jujur saya sedikit kewalahan untuk mengikuti dunia permedsosan jaman sekarang. Mau tidak mau harus punya, sebagai konten kreator saya harus menyebarkan karya saya di platform media sosial mana aja. Walaupun isinya sama semua, cuma platformnya aja yang berbeda. Akutu nggak sanggup kaka kalo harus membedakan konten disetiap platform... T___T #MoPengsan
Eh tapi lucunya, di platform tiktok beranda saya kebanyakan dari negara Vietnam. Nggak tahu, entah bagaimana saya bisa kesasar kesana. Follower saya pun dari sana semua, padahal saya tidak follow siapa-siapa kecuali tebak2an receh. Terus yang like pun udah dua ribuan, lucu yah. Ketika saya tidak berusaha untuk menaikan viewer dan follower, eh ternyata naik sendiri. Untuk instagram sama youtube saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menaikkannya malah segitu-gitu aja. Eh, giliran nggak ngapa-ngapain bisa naik sendiri.
Akh sudahlah, hidup di dunia maya itu bisa dimanipulasi. Coba deh, kalian nonton film dokumenter dari Netfilx yang judulnnya "The Social Dilemma". Kita itu dijadikan produk sama mereka, makanya saya sekarang di media sosial cuma untuk upload karya dan masih stalking rang orang tertentu aja. Yah, masih pengen kepo aja kehidupan dia kek mana sekarang. :-P
Waktu cepat berlalu yah ternyata sodara - sodari ku sebangsa dan setanah air. Sudah memasuki bulan Desember aja sebagai penutup diakhir tahun 2020. Sudah lumayan banyak juga content - content yang saya hasilkan ditahun ini. Berasa banget semangat untuk menjadi content creator itu naik turun, kadang bisa sedih karena melihat viewer yang begitu sedikit padahal saya sudah buat semaksimalnya. Yah, kalo saya hanya melihat sebuah karya saya sendiri hanya dengan angka sih bakalan stress sendiri. #SungguhMelelahkan
Semoga tahun depan content saya sudah bisa menghasilkan cuan... Amin.



