CAPCHAI

Pages

  • About Me
  • FRIEND'S
  • Contact
Tiban ada pasar kaget juga lho... #bangga

Tidak kalah lah sama daerah batu aji dan sekitarnya. Dan pasar kaget Tiban adanya setiap hari Selasa dan Jumat disore hari. Letaknya didepan SLTP N 25 Tiban - Batam, didaerah mentarau. Rame banget yang jualan disana, mulai dari dagangan seken seperti baju, celana, sprei, sepatu, laptop dan handphone. Bukan yang seken aja tapi barang dagangan yang baru juga ada. Sampai kebutuhan pokok rumah tangga yang segar seperti telur, sayur, ikan, ayam dan bumbu dapur. Makanan jajanan pasar juga ada. Komplit deh, harganya juga murah meriah... :-)

Saya senang bisa blusukan ke pasar-pasar rakyat seperti ini. Soalnya, atmosfer semangat berjuang hidup para pedagang disana bisa saya rasakan. Tanpa malu, mengeluh dan pesimis mereka berjualan disana untuk menjemput rezeki. Alhamdulilah, aura optimis mereka bisa tertransfer kedalam diri saya.

Saya juga pernah beli baju kemeja seken disana, baju nya masih bagus dan merek luar negeri. Harganya cuma Rp.30.000, sebenarnya kalo kita benar2 pandai memilah, memilih dan menyeleksi dagangan seken kita bisa untung lho... Dapat barang branded dengan harga yang murah. Heheheheheeeeeee......... 

Mau lihat suasana keramaiannya...




Dan ini Video Blognya...



Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Assalamualaikum Chai-Readers.........

Postingan kali ini saya akan membawa kalian untuk berwisata religi di Kota Batam. Ada masjid baru dikota Batam yang dibangun untuk dijadikan objek wisata, masjid ini saat kece dan saya suka dengan arsitekturnya yang sangat berbeda dari masjid lain di Kota Batam. Letaknya lumayan tersembunyi dan jauh dari daerah kota, tapi masih bisa terjangkau dan mudah untuk ditemukan.

Masjid itu bernama Masjid Muhammad Cheng Hoo yang terletak didaerah Bengkong. Untuk menemukan lokasi Masjid ini tidak terlalu sulit. Bagi warga Batam pastinya sudah pada tahu kan Restaurant Seafood Golden Prawn yang di Bengkong itu ?! Nah, Masjid ini tidak terlalu jauh dari sana. Kita masuk ke kawasan Golden Prawn terus pas dibelokan kiri pertama kita belok dan jalan aja terus sampai ketemu Masjidnya. Dibelangkangnya Masjid ini pas kantor polsek Bengkong.

Masjid Muhammad Cheng Hoo tidak terlalu besar tapi memiliki perkarangan yang cukup luas. Masjid ini arsitekturnya seperti pagoda atau vihara, warna merah dan kuning yang mendominasi bangunannya. 

Nah, ini dia poto2 Masjidnya...














  

Dan ini Video Blog yang saya buat... *maap, masih newbie dan jangan dibully. :-)*


Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Semalam (21/7/2015) saya menjadi pendonor darah sukarela untuk pertama kalinya di PMI Nagoya - Batam. Niat menjadi pendonor darah sudah beberapa bulan yang lalu tapi baru berani merealisasikannya kemaren. #hadeh

Dan niat mulia ini pun semakin kuat setelah sebulan yang lalu (sehari sebelum puasa) saya mengantarkan teman saya untuk mendonorkan darahnya secara sukarela di PMI Nagoya - Batam. Ternyata doi rutin per tiga bulan sekali mendonorkan darahnya secara sukarela. Saya kan jadi malu kalo begitu... Dan mau mendonor darah juga bagi yang membutuhkannya. Sudah niat dalam hati kalo saya harus mendonorkan darah setelah lebaran. *kompetitip dalam hal kebaikan*

Awalnya saya deg2an dan keringat dingin waktu tiba di PMI Nagoya - Batam... #lebay

Medonorkan darah ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Cuma terasa sedikit sakit aja waktu pertama kali jarumnya ditusukan ke lengan. Setelah itu tidak bakalan terasa kalo darah kita sudah mengalir ke kantong darah.

Jadi semalam itu, saya sok2an mau eksis (lebay sih tepatnya) pas darahnya mengalir ke kantong darahnya mau poto2 pake camera handphone. Padahal, sudah ditawari sama petugas PMI-nya dari awal kalo saya mau berpoto doi rela jadi tukang potonya. Dan saya menolak tawarannya dan sibuk gerak sana - gerak sini untuk ambil poto dikantong darahnya. Kan kalo kita lagi donor itu nggak boleh banyak bergerak pas darahnya mengalir ke kantong darah. 

Alhasil, yang awalnya darah saya lancar mengalir ke kantong darah lama2 menjadi lambat mengalirnya dan tiba2 berhenti. -____________-"

Petugasnya pun juga kaget dan menegur saya karena saya tadi ambil poto terlalu banyak bergerak. Kantong darah saya baru terkumpul 220 ml, masih kurang 100 ml lagi. Yah, jadinya saya pindah ke tangan satunya lagi buat menyambung donor darahnya. Awalnya di tangan kanan, sekarang pindah ke tangan kiri untuk menyambung donor darahnya sampe penuh kantong darahnya. #jleb

Btw, setelah pindah tangan kasusnya sama juga. Yang awal darahnya mengalir cepat, lama2 menjadi lambat mengalirnya. Entahlah, apa yang salah didalam tubuh saya ini...  Kursi sebelah sudah berganti orang saya masih belum penuh kantong darahnya. :-(

Dan akhirnya kantong darah saya penuh juga. :-) #alhamdulilah

Demi mendapatkan poto yang tak seberapa ini...
Nah, kalo chai-readers mau mendonorkan darahnya secara sukarela caranya gampang banget. Pertama, datang aja ke kantor cabang terdekat PMI disekitaran tempat tinggal mu. Lalu tanyakan sama petugasnya kalo kita mau mendonorkan darah secara sukarela tapi kalo mau mendonorkan darah buat seseorang atau sodara juga boleh. Nanti petugas PMI akan menyuruh untuk mengisi data pribadi kita, setelah itu akan dicek hemoglobin, tensi dan golongan darah kita. Kalo semuanya sesuai dengan prosedur dan standart dengan PMI maka kita siap untuk mendonorkan darahnya.

Ayo berbagi... :-) 

*Doakan saya yah chai-readers selalu sehat wal afiat dan bisa rutin mendonorkan darah pertiga bulan sekali... #amin*

 

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Saya memiliki mimpi yang cukup sederhana yaitu diundang sebagai seorang blogger dalam sebuah event. Mimpi sederhana ini bukan lah mimpi yang kemaren sore, mimpi ini sudah lama sekali berada dibenak saya. Saya mulai menekuni menulis didunia maya dari tahun 2010, yang awalnya cuma hanya di Notes facebook pribadi saya yang berisi ulasan pilem terus pada tahun 2011 saya berhijrah ke blogspot yang sekarang ini. 

Memang tidak mudah untuk konsisten menulis apalagi saya orangnya moody banget. Sempat juga beberapa bulan blog ini vakum saya tinggalkan. Terkadang terlalu banyak ide topik didalam benak yang akan saya posting diblog akan tetapi rasa malas yang terlalu besar sehingga enggan untuk menulisnya. Iya, alasan satu-satunya cuma MALAS UNTUK MENULIS... *sebat diri sendiri*

Menulis itu pekerjaan yang menyenangkan buat saya, apalagi saya bisa berbagi cerita disini. Ada kepuasan tersendiri didalam diri saya ketika ada yang merespon cerita yang saya tulis. :-)

Mimpi yang sederhana ini TUHAN mengabulkannya dengan waktu kurang lebih 5 tahun. Iya, saya harus menunggu 5 tahun untuk diundang sebagai seorang blogger. Waktu yang tidak singkat kan chai-readers ?! Saya harus melewati sebuah proses yang tidak mudah saya lalui. Entah lah, saya pun tidak tahu apakah blog saya ini ada pembaca setianya (chai-readers) atau tidak. Dan saya begitu senang melihat page viewers blog ini yang semakin meningkat angkanya. Terkadang itu juga membuat saya semangat untuk menulis.

Oiya, sapaan chai-readers didalam blog ini adalah untuk pembaca setia blog saya. Emang ada gitu chai yang mau membaca postingan elu yang nggak penting ini ?! Entahlah, sapaan chai-readers ini cuma mimpi saya aja kalo blog ini banyak pembaca setianya dan saya masih bermimpi untuk menjadi blogger kondang dunia akhirat. Kalo mimpi yang itu entah berapa tahun lagi TUHAN akan mengabulkannya... #sabar #comingsoon #amin
 
Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Saya baru tahu loh... Ternyata disekitaran Kota Batam itu banyak Pulau2 kecil yang cantik nan rupawan. Sayang, mereka kurang terekspos oleh media saja. Dan saya sebagai blogger kondang ala kadarnya ini merasa bersalah atau berdosa kalo tidak meng-KEPO-kan keindahan pulau2 itu.

OOOOOHHHHHHH TUHAN.... Begitu indahnya ciptaan MU. #Subhanallah

Pantai Pulau Mencaras
Gimana pantainya ?! Bagus dan Indah bukan... 

Ada yang tahu Pulau Mencaras itu dimana, chai-readers ?!

Pulau Mencaras itu masih tetanggaan sama Kota Batam. Dan letaknya tidak begitu jauh dari Telaga Punggur... Iya, kita berangkat dari Telaga Punggur dan sewa kapal kayu kesana. Lama perjalanan kurang lebih 40 Menit. Harga ongkos sekali jalan 150.000 / kapal kayu, jadi kalo chai-readers ada 10 orang tinggal 150ribu dibagi 10 orang aja.






Oiya, kita naik kapal kayu nya bukan dari pelabuhan ferry atau roro tapi masuk ke kampong tua telaga punggur. Pelabuhannya sebelah TNI - AL, pas masuk dari gerbang terus aja ke bawah.

Dan Pulau Mencaras itu bukan untuk umum, pulaunya punya PT. Piayu Samudra Loka sebagai tempat konservasi ikan lumba2.

Jadi, kalo chai-readers maen kesana minta izin dulu sama petugasnya yah... #okesip

 
Mau lihat keindahan Pulau Mencaras, chai-readers ?! 

Nih, saya kasih poto2nya biar kalian mupeng kesana juga. Huahahahahaaaa.... #ketawasetan








Pantainya seperti di Pulau Bintan, pasirnya lembut dan putih...

Dan ini poto lumba2nya... Nama mereka Nikita sama Nairus.






Dan saya baru tahu juga ternyata diperairan laut sekitaran Kota Batam ada banyak lumba2nya. Kemaren mereka ada muncul keberadaannya disekitaran Nikita dan Nairus...

Waktu kita terbatas juga maen ke Pulau Mencaras karena dibatasi oleh petugasnya. Kami datang jam 12 siang dan pulang jam 3 sore. Sebenarnya kami cuma diberi waktu sampe jam 2 siang aja tapi karena kapal kayu yang jemput kami lambat datangnya jadi molor satu jam. #jleb

Rencananya, kami juga mau maen ke pulau2 sekitarannya tapi berhubung Bapak pemilik kapal kayu nya tidak memiliki waktu banyak dan harus jemput orang lagi. Jadi kami dari Pulau Mencaras langsung pulang ke Punggur. Padahal, dari jauh sudah kelihatan pantai2 pulau sekitaran situ banyak yang bagus dan indah. 

Ya sudah lah chai-readers.... Berarti saya akan ada postingan ke pulau2 cantik berikutnya, doain yah... :-) #Amin

Video aksi lumba2nya...


Dan ini Vlog trip ke pulau mencaras...

Abang nyante dulu yah dek... #bhay




Share
Tweet
Pin
Share
9 comments
"Yes, Akhirnya saya berhasil membuat postingan Anak Pulau" 
- Chai, 'member anak pulau yang masih bertahan entah sampe kapan'.

Anak pulau adalah sebuah komunitas lokal di Batam yang memiliki hobby melalang buana atau kelayapan ke sebuah tempat, pulau, kota bahkan negara asing. Komunitas ini dibentuk pada tanggal 13 Desember 2014 dalam media sosial WA (WhatsApp). Sampai saat ini sudah 1001 drama lika-liku pertemanan bahkan lebih yang telah terjadi. Membernya nggak nyampe 30 orang tapi rusuhnya itu dengan komen-komen mereka.... #MasyaALLAH #elus2dada #istighfar #tepotjidat 

Saya aja baru beberapa hari bergabung dengan AP (Anak Pulau) langsung pernah di Banned atau di Remove dari group oleh adminnya. Masalahnya, karena saya terlalu banyak mengkontribusi komen-komen sampah yang tidak penting disana. Maklum, masih member baru... Jadi masih hot-hotnya dan semangat 45. Sempat loh saya merajok beberapa hari untuk meng-uninstall WA di hape. -_____-" #ish #Apeu *kalo diingat-ingat lagi kejadian ini geli sendiri*

Tapi waktu Install WA  lagi di hape, saya sudah di invite lagi... Dan sampe sekarang pun saya masih bertahan disana. #Survive #TahanBanting

Awalnya kita semua masih enjoy, suka gathering bareng terus cengangas-cengenges, ketawa-ketiwi, becandaan komen satu sama lain. Tapi, mungkin member AP lupa bahwa yang didalam group itu manusia semua. Lagian, kalo dari bangsa jin kan serem... -______-" #hadeh

Mulai lah disitu timbul permasalahan masalah hati atau perasaan... Bukan jatuh cinta yah, tapi masalah tersinggung dengan candaan yang dilontarkan oleh teman-teman dimember AP. Padahal masalahnya juga tidak terlalu serius banget, kita anggap itu becandaan yang nggak penting malah dianggap serius. Kita anggap serius malah dianggap becandaan. Binggung kan tuh... Member AP mah gitu orangnya. Memang susah dari terbentuk AP sampe sekarang membedakan mana yang becandaan, mana yang seriusan.  Ibarat pepatah, "rambut boleh sama hitam, tapi hati siapa yang tahu..."

Pada suatu hari sempat AP mulai gonjang-ganjing karena ada drama dahsyat didalamnya, terjadi 2 kubu dan mungkin AP hampir bubar pada saat itu yang umurnya masih sebiji jagung. Kalau di telah, masalahnya itu simple dan nggak penting banget. Yang sudah saya bahas diatas tadi, yang menurut kita becandaan belum tentu menurut orang lain itu lucu. Dan masalah itu pun merambat melebar entah kemana-mana jadinya. Tahu nggak sih, yang bermasalah itu cuma 2 orang member AP aja. Dengan kedahsyatan drama kedua orang itu pun AP berhasil diporak-porandakan oleh mereka. Entah lah... kedua orang itu sama-sama tidak mau saling mengalah dan disalahkan. #capedeh #telanikanmentah

Masalah perpecahan itu pun sudah mulai teratasi dan kondusif di AP, baru juga tadi pagi kita semua damai dan bersatu kembali. Malamnya, mulai lagi deh drama perang dunia ke 100 di AP... Alamak jang, baru juga bernapas lega dan istirahat sebentar dah mulai perang lagi. Ya salam... #helanapas #huft

Capek yah... Drama AP nggak kelar-kelar kayak sinetron cinta pitri dan tukang bubur naek odong-odong... -_________-"

Setelah drama perang dunia ke 100 di AP, ada drama lagi dunkz... Namanya drama kuis, salah satu member AP yang ikutan kuis tidak terima kalo soal yang dikasih sama pembuat kuis salah. Kuisnya cuma hiburan semata doankz kok, member AP yang lain juga tidak mempermasalahkan soal kuis itu. Lah, cuma kuis iseng-iseng berhadiah aja, why so serius bray ?!. Cuma doi aja yang ngotot dan akhirnya yang left dari group AP si pembuat kuis. Nggak tahan mental doi yang tersudutkan sama peserta yang satu itu... #ketawangakak

Hadiahnya bukan berlian atau batu akik cuma gantungan kunci doankz dari luar negeri. Member AP mah gitu orangnya penuh dengan super duper drama...

Huahahahahaa......... Lucu kan, mari kita tertawakan drama di AP secara berjamaah.

Dah akh, cerita drama AP yang entah kapan berakhirnya itu.

Btw, pada dasarnya member AP ini anak yang baik hati, tidak sombong dan kepo. Sekarang, kondisi AP sudah kondusif dan aman. Dulu yah, bisa loh di WA komen-komennya sampe seribuan lebih dalam beberapa jam... Sekarang mah komennya cuma ratusan doankz aja dalam sehari, itupun kalo lagi rame. Kalo lagi sepi bisa nggak ada sama sekali komenan disitu.

Dan lucunya founder AP pun juga ikutan left dari group, sebut saja namanya bunga bukan nama sebenarnya... Doi left pada saat terjadinya drama perang dunia ke 100 di AP. Dan beberapa orang kemudian juga ikutan left dari group AP akibat kesekian  kalinya terjadi tragedi drama entah apalah-apalah itu... 

Btw, member AP kebanyakan jones loh... *dipentungin berjamaah sama member AP*

Dan saya salutnya sama member AP, mereka itu travelling kelas kakap. Mereka sudah banyak melalang buana atau kelayapan ke tempat, pulau, kota dan negara antah barantah dibelahan dunia ini. Kalo dibandingkan sama saya mah apa atuh yang apalah-apalah ini.

Seru sih ikutan di Komunitas Anak Pulau, dan anehnya lagi drama-drama AP itu terjadi cuma dimedia sosial dunia maya WA aja. Kalo di dunia nyata sih nggak, malahan kalo gathering baik-baik aja... Tapi nggak tahu dinkz didalam hatinya. #jleb

Bukan kah pelangi itu indah dilihat karena beragam warnanya, kawan ?! Sama kayak pertemanan di AP, berbagai macam karakter yang membuat perjalinan pertemanan yang semakin akrab. Udahan yah woi, drama-drama yang nggak penting entah apalah-apalah itu... #bhay

Lagu kebangsaan AP...

Kamu sangat berarti 
Istimewa di hati 
Selamanya rasa ini...
Jika tua nanti 
Kita t'lah hidup masing-masing
Ingatlah hari ini...

Project Pop - Ingatlah Hari Ini.

   
Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Bahagia itu sederhana banget yah menteman... Berbagi keceriaan bersama teman sepertemanan itu sudah cukup membuat saya bahagia. Apalagi teman seperjalanannya yang gokil abiez.... *penyakit alay-nya mulai kambuh*

Liburan ke Pantai Setokok adalah liburan yang secara spontan saya lakukan bersama beberapa teman dikomunitas Anak Pulau. Pada belum tahu yah apa itu komunitas Anak Pulau ?!, entar deh saya buat postingan khusus  tersendiri untuk membahas komunitas Anak Pulau yang super duper penuh drama didalamnya... -_____-"

Pantai Setokok terletak diantara jembatan 3 mau ke jembatan 4 di Barelang, perjalanannya tidak terlalu jauh kalo kita mau liburan kesana. Pantainya bersih dan ada pulau pasir kecil ditengahnya. Jadi kalo air lautnya lagi surut kita bisa bermain kesana. 

Seperti divideo ini...


Kalo menteman chai-readers mau lihat poto pantainya juga boleh...






Ke Pantai Setokok kita nggak bakalan nyasar, soalnya dari jalan besar sudah ada plang / tanda masuk untuk ke pantainya. Karena saya perginya bukan dihari libur dan akhir pekan jadi pantainya agak sepi dari pengunjung. Itu menguntungkan banget buat kami untuk berpoto narsis ria. Heheheheheheeee.............. B-)

Berasa punya pulau pribadi





   
Dan kami pun menikmati sunset di Pantai Setokok...





Mau lihat keceriaan kami disana ?!

Nih, video poto2 narsis keceriaan kami...

 
Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Newer Posts
Older Posts

About me


Selamat datang,

Saya hanyalah manusia biasa dan blog ini adalah sepenggalan kisah tentang perjalanan hidup saya yang terekam dalam tulisan.

Salam hangat,

Chai Loekman

Follow Me

  • twitter
  • youtube
  • instagram

Labels

Apartement buku celoteh Film Hostel Hotel Interview jalan - jalan kuliner lomba musik Puisi review tips tukang poto

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2023 (3)
    • ▼  October 2023 (3)
      • Liburan ke Bali
      • Menonton Konser Tulus
      • Nuvasa Bay : Tempat Terbaik Untuk Membeli Aparteme...
  • ►  2022 (9)
    • ►  December 2022 (1)
    • ►  November 2022 (2)
    • ►  October 2022 (1)
    • ►  September 2022 (2)
    • ►  February 2022 (3)
  • ►  2021 (10)
    • ►  September 2021 (2)
    • ►  June 2021 (3)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  April 2021 (1)
    • ►  March 2021 (1)
  • ►  2020 (18)
    • ►  December 2020 (3)
    • ►  November 2020 (2)
    • ►  October 2020 (4)
    • ►  September 2020 (7)
    • ►  August 2020 (1)
    • ►  June 2020 (1)
  • ►  2019 (9)
    • ►  November 2019 (1)
    • ►  September 2019 (1)
    • ►  August 2019 (2)
    • ►  June 2019 (3)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  January 2019 (1)
  • ►  2018 (20)
    • ►  December 2018 (2)
    • ►  November 2018 (1)
    • ►  September 2018 (1)
    • ►  August 2018 (1)
    • ►  July 2018 (4)
    • ►  June 2018 (2)
    • ►  May 2018 (2)
    • ►  April 2018 (3)
    • ►  March 2018 (2)
    • ►  January 2018 (2)
  • ►  2017 (22)
    • ►  December 2017 (2)
    • ►  October 2017 (2)
    • ►  August 2017 (2)
    • ►  July 2017 (1)
    • ►  June 2017 (4)
    • ►  May 2017 (3)
    • ►  April 2017 (1)
    • ►  March 2017 (3)
    • ►  February 2017 (1)
    • ►  January 2017 (3)
  • ►  2016 (53)
    • ►  December 2016 (1)
    • ►  November 2016 (7)
    • ►  October 2016 (2)
    • ►  September 2016 (2)
    • ►  July 2016 (4)
    • ►  June 2016 (5)
    • ►  May 2016 (6)
    • ►  April 2016 (7)
    • ►  March 2016 (7)
    • ►  February 2016 (7)
    • ►  January 2016 (5)
  • ►  2015 (28)
    • ►  December 2015 (4)
    • ►  November 2015 (5)
    • ►  October 2015 (2)
    • ►  September 2015 (3)
    • ►  August 2015 (2)
    • ►  July 2015 (2)
    • ►  June 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  April 2015 (3)
    • ►  March 2015 (2)
    • ►  February 2015 (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  November 2014 (1)
    • ►  September 2014 (1)
    • ►  August 2014 (1)
    • ►  July 2014 (3)
    • ►  June 2014 (2)
    • ►  May 2014 (3)
    • ►  April 2014 (5)
    • ►  March 2014 (4)
    • ►  February 2014 (3)
    • ►  January 2014 (3)
  • ►  2013 (66)
    • ►  December 2013 (6)
    • ►  November 2013 (4)
    • ►  October 2013 (3)
    • ►  September 2013 (4)
    • ►  August 2013 (4)
    • ►  July 2013 (5)
    • ►  June 2013 (5)
    • ►  May 2013 (5)
    • ►  April 2013 (7)
    • ►  March 2013 (7)
    • ►  February 2013 (7)
    • ►  January 2013 (9)
  • ►  2012 (58)
    • ►  December 2012 (5)
    • ►  November 2012 (5)
    • ►  October 2012 (5)
    • ►  September 2012 (5)
    • ►  August 2012 (2)
    • ►  July 2012 (7)
    • ►  June 2012 (8)
    • ►  May 2012 (6)
    • ►  April 2012 (1)
    • ►  February 2012 (5)
    • ►  January 2012 (9)
  • ►  2011 (52)
    • ►  December 2011 (3)
    • ►  November 2011 (5)
    • ►  October 2011 (3)
    • ►  September 2011 (7)
    • ►  August 2011 (4)
    • ►  July 2011 (4)
    • ►  June 2011 (7)
    • ►  May 2011 (3)
    • ►  April 2011 (5)
    • ►  March 2011 (11)

Followers

Total Pageviews

Most Popular

  • Liburan ke Lagoi ala Rakyat Jelata
    Jamaah Oooooiiiii Jamaah… *dilempar jumrah berjamaah* Siapa sih yang nggak suka dengan liburan murah dengan budget minim tapi bisa mel...
  • Liburan Koper ala Ransel ke Pulau Bintan
    Liburan yang paling menyenangkan menurut gue adalah… liburan ala ransel tapi dapat fasilitas ala koper. :-P  Pada ngerti nggak maksu...
  • Hari Untuk Amanda (2010)
    Kegalauan hati Amanda (Fanny Fabriana) dalam menentukan pilihan hatinya pada saat mau menikah 10 hari lagi sangat manis sekali untu...
  • Nyanyian Terakhir Sang Idola
    Wahai... Pemilik nyawaku Betapa lemah diriku ini Berat ujian dariMu Kupasrahkan semua padaMu "Muhasabah Cinta" ~ Iqbal Rois K...
  • Belajar Moto
    Gue sekarang lagi tertarik dengan dunia fotography. Maklum, yang dulunya suka poto-poto narsis bin najis ala lebay bin jijay. Sekarang lebih...

Community

Community
Member of Blogger Kepri

Created with by BeautyTemplates